
Rosan Perkasa Roeslani, atau yang akrab disapa Rosan Roeslani, kembali menjadi sorotan publik dengan penunjukan dirinya sebagai Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). Lembaga baru ini memiliki tugas krusial dalam mengelola aset seluruh badan usaha milik negara (BUMN). Penunjukan Rosan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 24 Februari 2025 menjadi babak baru dalam perjalanan karier yang telah malang melintang di berbagai bidang.
Kiprah Rosan Roeslani di dunia profesional memang patut diacungi jempol. Sebelum menempati posisi strategis di BPI Danantara, Rosan telah membuktikan kapabilitasnya di berbagai sektor. Pengalaman dan jaringan yang luas menjadi modal penting bagi Rosan dalam menjalankan amanah barunya.
Perjalanan Karier yang Mengesankan
Sebelum mengemban tugas sebagai CEO Danantara, Rosan Roeslani telah menorehkan prestasi gemilang di dunia bisnis, organisasi, diplomasi, dan pemerintahan. Jejak kariernya yang beragam mencerminkan kemampuan adaptasi dan kepemimpinan yang kuat. Ia juga pernah menjabat sebagai Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), menunjukkan kepercayaan yang besar dari pemerintah.
Selain itu, Rosan pernah menduduki berbagai posisi penting lainnya. Di antaranya adalah Wakil Menteri BUMN I, Wakil Komisaris Utama Pertamina, dan Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat (2021–2023). Namanya juga dikenal luas saat memimpin Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, organisasi yang berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Pernyataan CEO Danantara
Dalam sebuah wawancara dengan detikFinance, Rosan Roeslani menyampaikan pandangannya terkait tugas barunya. Ia mengungkapkan, “Sebagai CEO Danantara, saya menyadari tugas ini bukan hanya amanah besar, tetapi juga tanggung jawab untuk memastikan pengelolaan aset negara dilakukan dengan kapabilitas dan integritas.” Pernyataan ini mencerminkan komitmen Rosan untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme.
Mengenal Lebih Dekat Sosok Rosan Roeslani
Lantas, seperti apakah sosok Rosan Roeslani secara pribadi? Profilnya yang komprehensif, yang dikutip dari berbagai sumber pada Minggu, 5 Oktober 2025, memberikan gambaran yang lebih jelas. Rosan lahir di Jakarta pada 31 Desember 1968, menandai perjalanan hidup yang panjang dan penuh warna.
Rosan adalah anak bungsu dari tiga bersaudara, buah hati dari pasangan Dr. HJ. Roeslan Sapeni, SpTHT-KL, seorang dokter spesialis THT, dan Siti Hasanah. Ayahnya, dengan disiplin yang kuat, memainkan peran penting dalam membentuk karakter dan prinsip hidup Rosan sejak kecil.
Kehidupan Pribadi dan Keluarga
Dalam kehidupan pribadinya, Rosan Roeslani membangun rumah tangga bersama dengan Anak Agung Ayu Manik Mulyaheni, seorang perempuan asal Bali. Pernikahan mereka dikaruniai tiga orang anak, yaitu Raisya Saraswati Roeslani, Razan Satrya Roeslani, dan Ranisya Savitri Roeslani. Keluarga menjadi sumber kekuatan dan inspirasi bagi Rosan.
Bagi Rosan, waktu berkualitas bersama keluarga adalah hal yang sangat penting. “Waktu berkumpul bersama keluarga pada setiap akhir pekan bagi kami merupakan momen yang sangat berharga. Makanya harus kami isi dengan aktivitas yang bermanfaat dan berkualitas,” ujarnya, yang dikutip dari Investor.id. Kebahagiaan keluarga menjadi pendorong semangat dalam setiap langkahnya.
Pendidikan dan Latar Belakang Akademis
Karier Rosan yang cemerlang juga didukung oleh pendidikan yang berkualitas. Ia mengawali pendidikan di SMA Pangudi Luhur, Jakarta. Minatnya yang besar terhadap dunia bisnis mendorongnya untuk melanjutkan studi ke Amerika Serikat. Di sana, ia berhasil meraih gelar Bachelor of Arts (Business Administration) dari Oklahoma State University pada tahun 1993.
Tidak berhenti di situ, Rosan terus meningkatkan kualitas dirinya dengan menempuh pendidikan Master of Business Administration (MBA) di Antwerpen European University, Belgia, dan lulus pada tahun 1996. Pendidikan internasional ini menjadi fondasi penting bagi kariernya di bidang bisnis dan investasi, membekalinya dengan pengetahuan dan wawasan global.
Rosan Roeslani adalah contoh nyata bagaimana pengalaman di berbagai bidang dapat membentuk seorang pemimpin yang berwawasan luas dan memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi. Penunjukan sebagai CEO BPI Danantara menjadi bukti kepercayaan yang diberikan negara kepadanya untuk mengelola aset negara dengan profesionalisme dan integritas.